Sepasang suami istri yg sedang berjalan melintasi gurun pasir. Ditengah perjalanan, mereka bertengkar & suaminya menghardik istrinya dgn sangat keras….
Istri yg kena hardik, merasa sakit hati, tapi tanpa berkata-kata, dia menulis di Atas Pasir :

” HARI INI SUAMIKU MENYAKITI HATIKU ”

Mereka trs berjalan, sampai menemukan oasis dimana mereka memutuskan utk mandi.
Si Istri, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, namun pd akhirnya berhasil diselamatkan Suaminya.
Ketika sang istri mulai siuman & rasa takutnya hilang, dia menulis di Sebuah Batu :

” HARI INI SUAMIKU YANG BAIK MENYELAMATKAN NYAWAKU”

Suami bertanya : “Kenapa setelah ak melukai hatimu, kmu menulisnya di Atas Pasir & sekarang kmu menulisnya di Atas Batu?”
Istrinya menjawab : “Saya menulis di Atas Pasir agar angin maaf datang berhembus & menghapus tulisan itu…
Dan bila sesuatu hal baik diperbuat suamiku, ak harus memahatnya di Atas Batu, agar tidak bisa hilang tertiup angin.

BELAJARLAH UNTUK SELALU BISA MENULIS KESALAHAN SESEORANG DI ATAS PASIR, AGAR ANGIN MAAF DATANG BERHEMBUS & MENGHAPUS TULISAN ITU.

Karena Terkadang 10 kebaikan seseorang bisa terlupakan hanya krn 1 kesalahan. Padahal manusia itu tidak ada yg sempurna & semua org itu pst pernah melakukan kesalahan.

Belajarlah utk bisa saling memaafkan, krn Allah saja selalu memaafkan kesalahan hambanya, knpa kita tdk bisa memaafkan kesalahan org lain.

Belajarlah utk selalu mengingat kebaikan org lain walaupun kebaikan itu hanya sebutir beras &

Belajarlah untuk memahami perbedaan & berani menerima perbedaan dalam hidupmu.
Karena semua manusia pasti berbeda & tidak ada manusia yg sempurna.BY Kembang Anggrek