Category: bahasa


Dangdanggula 1

* Pawitane wiwit ngagem sawit,
Dudu ayu kang karya yuwana,
Sanea gagah gambuhane,
Apandudu ki dhukun,
Kang kadamel amal ing kawin,
Kawawas katiwasan
Kawusananipun,
Wit badha rupapunika,
Ambyar kabelabar pepalang paling nir,
Niba talake tiga

* Tata titi tannngon tatag titis
tis tisane anatas jroning tyas
lir sasangka sasangune
wawis waskitheng pan wus
pan mangkana werdining wadi
wasis awas ing tingal
tan ana dyah ayu
kajaba garwa priyangga
lawan datan insan kang madhan-madhani
bagus lir garwanira

AN-dum manis jinar-JAR tan cicir,
A-karan sih ri-NI karaya,
Mrih basuki bebasane
Tut runtut tan kumelut
Kuune wus wasis wosing sih,
Sihing jro jejodhowan,
Wya ngantya kejunglup,
Ngupaya bi pepoyan,
Tata tatag tanggon titi tuwin titis
Tinon pawitanira

ASAMAUL HUSNA

1 ar:الرحمن
Ar-Rahman
The Compassionate, The Beneficent, The Gracious

2 ar:الرحيم
Ar-Rahim
The Most Merciful, The Most Merciful in Actions

3 ar:الملك
Al-Malik
The King, The Sovereign, The True and Ultimate King

4 ar:القدوس
Al-Quddus
The Most Holy, The Most Pure, The Most Perfect

5 ar:السلام
As-Salaam
The Peace and Blessing, The Source of Peace and Safety, The Most Perfec

6 ar:المؤمن
Al-Mu’min
The Guarantor, The Self Affirming, The Granter of Security, The Affirmer of Truth

7 ar:المهيمن
Al-Muhaymin The Guardian, The Preserver, The Overseeing Protector

8 ar:العزيز
Al-Aziz
The Almighty, The Self Sufficient, The Most Honorable

9 ar:الجبار
Al-Jabbar The Powerful, The Irresistible, The Compeller, The Most Lofty, The Restorer/Improver of Affairs

10 ar:المتكبر
Al-Mutakabbir The Tremendous

11 ar:الخالق
Al-Khaliq The Creator

12 ar:البارئ
Al-Bari’ The Rightful

13 ar:المصور
Al-Musawwir The Fashioner of Forms

14 ar:الغفار
Al-Ghaffar The Ever Forgiving

15 ar:القهار
Al-Qahhar The All Compelling Subduer

16 ar:الوهاب
Al-Wahhab The Bestower

17 ar:الرزاق
Ar-Razzaq The Ever Providing

18 ar:الفتاح
Al-Fattah The Opener, The Victory Giver

19 ar:العليم
Al-`Alim
The All Knowing, The Omniscient

20 ar:القابض
Al-Qabid The Restrainer, The Straightener

21 ar:الباسط
Al-Basit The Expander, The Munificent

22 ar:الخافض
Al-Khafid The Abaser

23 ar:الرافع
Ar-Rafi‘e The Exalter

24 ar:المعز
Al-Mu‘ezz The Giver of Honour

25 ar:المذل
Al-Mudhell The Giver of Dishonour

26 ar:السميع
As-Sami‘e The All Hearing

27 ar:البصير
Al-Basir The All Seeing

28 ar:الحكم
Al-Hakam The Judge, The Arbitrator

29 ar:العدل
Al-`Adl
The Utterly Just

30 ar:اللطيف
Al-Latif The Subtly Kind

31 ar:الخبير
Al-Khabir The All Aware

32 ar:الحليم
Al-Halim The Forbearing, The Indulgent

33 ar:العظيم
Al-Azeem The Magnificent, The Infinite

34 ar:الغفور
Al-Ghafur The All Forgiving

35 ar:الشكور
Ash-Shakur The Grateful

36 ar:العلي
Al-Aliyy The Sublimely Exalted

37 ar:الكبير
Al-Kabir The Great

38 ar:الحفيظ
Al-Hafiz
The Preserver

39 ar:المقيت
Al-Muqit The Nourisher

40 ar:الحسيب
Al-Hasib
The Reckoner

41 ar:الجليل
Al-Jalil
The Majestic

42 ar:الكريم
Al-Karim The Bountiful, The Generous

43 ar:الرقيب
Ar-Raqib The Watchful

44 ar:المجيب
Al-Mujib The Responsive, The Answerer

45 ar:الواسع
Al-Wasse‘e The Vast, The All Encompassing

46 ar:الحكيم
Al-Hakeem
The Wise

47 ar:الودود
Al-Wadud The Loving, The Kind One

48 ar:المجيد
Al-Majid The All Glorious

49 ar:الباعث
Al-Ba’ith The Raiser of The Dead

50 ar:الشهيد
Ash-Shaheed
The Witness

51 ar:الحق
Al-Haqq
The Truth, The Real

52 ar:الوكيل
Al-Wakil The Trustee, The Dependable

53 ar:القوى
Al-Qawaie The Strong

54 ar:المتين
Al-Matin The Firm, The Steadfast

55 ar:الولى
Al-Walaie The Protecting Friend, Patron and Helper

56 ar:الحميد
Al-Hamid
The All Praiseworthy

57 ar:المحصى
Al-Muhsi The Accounter, The Numberer of All

58 ar:المبدئ
Al-Mubdi’ The Producer, Originator, and Initiator of All

59 ar:المعيد
Al-Mu‘id The Reinstater Who Brings Back All

60 ar:المحيى
Al-Muhyi The Giver of Life

61 ar:المميت
Al-Mumit The Bringer of Death, The Destroyer

62 ar:الحي
Al-Hayy The Ever Living

63 ar:القيوم
Al-Qayyum The Self Subsisting Sustainer of All

64 ar:الواجد
Al-Wajid The Perceiver, The Finder, The Unfailing

65 ar:الماجد
Al-Majid The Illustrious, The Magnificent

66 ar:الواحد
Al-Wahid The One, The Unique, Manifestation of Unity

67 ar:الاحد
Al-Ahad The One, the All Inclusive, The Indivisible

68 ar:الصمد
As-Samad The Self Sufficient, The Impregnable,
The Eternally Besought of All, The Everlasting

69 ar:القادر
Al-Qadir The All Able

70 ar:المقتدر
Al-Muqtadir The All Determiner, The Dominant

71 ar:المقدم
Al-Muqaddim The Expediter, He Who Brings Forward

72 ar:المؤخر
Al-Mu’akhir The Delayer, He Who Puts Far Away

73 ar:الأول
Al-Awwal The First

74 ar:الأخر
Al-Akhir The Last

75 ar:الظاهر
Az-Zahir The Manifest, The All Victorious

76 ar:الباطن
Al-Batin
The Hidden, The All Encompassing

77 ar:الوالي
Al-Wali
The Patron

78 ar:المتعالي
Al-Muta’ali The Self Exalted

79 ar:البر
Al-Barr The Most Kind and Righteous

80 ar:التواب
At-Tawwab The Ever Returning, Ever Relenting

81 ar:المنتقم
Al-Muntaqim The Avenger

82 ar:العفو
Al-‘Afuww The Pardoner, The Effacer of Sins

83 ar:الرؤوف
Ar-Ra’uf The Compassionate, The All Pitying

84 ar:مالك الملك
Malik-al-Mulk The Owner of All Sovereignty

85 ذو الجلال
و الإكرام
Dhu-al-Jalali
wa-al-Ikram The Lord of Majesty and Generosity

86 ar:المقسط
Al-Muqsit The Equitable, The Requiter

87 ar:الجامع
Al-Jami‘e The Gatherer, The Unifier

88 ar:الغنى
Al-Ghanaie The All Rich, The Independent

89 ar:المغنى
Al-Mughni The Enricher, The Emancipator

90 ar:المانع
Al-Mani’e
The Withholder, The Shielder, the Defender

91 ar:الضار
Ad-Darr The Distressor, The Harmer
This attribute can only be found in hadith

92 ar:النافع
An-Nafi‘e The Propitious, The Benefactor

93 ar:النور
An-Nur The Light

94 ar:الهادي
Al-Hadi The Guide

95 ar:البديع
Al-Badi The Incomparable, The Originator

96 ar:الباقي
Al-Baqi The Ever Enduring and Immutable

97 ar:الوارث
Al-Warith The Heir, The Inheritor of All

98 ar:الرشيد
Ar-Rashid The Guide, Infallible Teacher and Knower

99 ar:الصبور
As-Sabur The Patient, The Timeless.

Asal usul bahasa jawa….(NGAPAK)

Dialek Banyumasan atau sering disebut Bahasa Ngapak Ngapak adalah kelompok bahasa bahasa Jawa yang dipergunakan di wilayah barat Jawa Tengah, Indonesia. Beberapa kosakata dan dialeknya juga dipergunakan di Banten utara serta daerah Cirebon-Indramayu. Logat bahasanya agak berbeda dibanding dialek bahasa Jawa lainnya. Hal ini disebabkan bahasa Banyumasan masih berhubungan erat dengan bahasa Jawa Kuna (Kawi).Bahasa Banyumasan terkenal dengan cara bicaranya yang khas. Dialek ini disebut Banyumasan karena dipakai oleh masyarakat yang tinggal di wilayah Banyumasan.

Seorang ahli bahasa Belanda, E.M. Uhlenbeck, mengelompokan dialek-dialek yang dipergunakan di wilayah barat dari Jawa Tengah sebagai kelompok (rumpun) bahasa Jawa bagian barat (Banyumasan, Tegalan, Cirebonan dan Banten Utara). Kelompok lainnya adalah bahasa Jawa bagian Tengah (Surakarta, Yogyakarta, Semarang dll) dan kelompok bahasa Jawa bagian Timur.

Kelompok bahasa Jawa bagian barat (harap dibedakan dengan Jawa Barat/Bahasa Sunda) inilah yang sering disebut bahasa Banyumasan (ngapak-ngapak).

Secara geografis, wilayah Banten utara dan Cirebon-Indramayu memang berada di luar wilayah berbudaya Banyumasan tetapi menurut budayawan Cirebon TD Sudjana, logat bahasanya memang terdengar sangat mirip dengan bahasa Banyumasan. Hal ini menarik untuk dikaji secara historis.

Dibandingkan dengan bahasa Jawa dialek Yogyakarta dan Surakarta, dialek Banyumasan banyak sekali bedanya. Perbedaan yang utama yakni akhiran ‘a’ tetap diucapkan ‘a’ bukan ‘o’. Jadi jika di Solo orang makan ‘sego’ (nasi), di wilayah Banyumasan orang makan ‘sega’. Selain itu, kata-kata yang berakhiran huruf mati dibaca penuh, misalnya kata enak oleh dialek lain bunyinya ena, sedangkan dalam dialek Banyumasan dibaca enak dengan suara huruf ‘k’ yang jelas, itulah sebabnya bahasa Banyumasan dikenal dengan bahasa Ngapak atau Ngapak-ngapak.

dialek Cirebonan berkaitan erat dengan kultur Jawa-Pantura, yaitu Cirebon, Indrmayu sampai dengan Serang; oleh karenanya bahasa yang mereka gunakan pun memiliki ciri khas dengan icon jawa-pantura.Kosa-kata bahasa jawa-pantura boleh jadi “ada yang sama” dengan bahasa banyumasan; hal itu boleh jadi disebabkan oleh fungsi bahasa komunikasi (jawa, kawi, sanskerta) yang bersifat universal. Akan tetapi sesungguhnya dialek jawa-pantura tetap mempunyai ciri khas yang tidak dapat disamakan dengan dialek banyumasan. Dengan demikian, kita juga sulit mengatakan bahwa wong Cirebon, Indramayu, Serang disebut ngapak-ngapak. Tidak pula untuk dialek Tegal.

Ngapak, tetap lebih pas dialamatkan kepada (khusus) dialek banyumasan. Namun demikian dalam menyikapi siapa yang berbahasa Ngapak, kita tidak bisa membandingkan-lurus dengan area administratif-geografis. Misalnya, tidak seluruh kawasan Kab. Cilacap disebut Ngapak. Cilacap Barat, seperti di beberapa desa di Kecamatan Karang Pucung, Cimanggu, Wanareja, dan Majenang, malah sudah agak “bengkok” ke dialek “kulonan” atau — pinjam istilah dalam seni karawitan, disebut dialek “jaipongan.”

Saya berharap istilah Ngapak tidak dipolitisasi untuk “lawan-kata” dialek “wetanan” (Yogya-Sala) atau dialek “bandhek.” Diskusi ini tentu akan menjadi sangat panjang, apabila para pihak tidak saling menerima keadaan.
Di antara permasalahan yang sering mencuat, adalah bahwa bahasa jawa berasal dari bahasa jawa-kuna, kawi; sebagaimana bahasa tutur orang-orang kuna. Kita bisa berpedoman pada aksen Ha Na Ca Ra Ka,,,
buka Ho No Co Ro Ko…

Bahasa Ngapak juga terncam punah karena (mungkin) akan ditinggalkan oleh warganya. Generasi sekarang (maaf, para kawula muda) nyaris kesulitan cara menulis bahasa jawa dengan aksara latin. Apalagi dengan huruf jawa Ha Na Ca Ra Ka… Disamping itu, pihak Pemerintah (Jawa Tengah) belum memberikan dukungan terhadap kelestarian bahasa Ngapak. Sebagai misal bahasa pengantar di sekolah-sekolah di kawasan Ngapak (mungkin) tidak diwajibkan mengunakan bahasa Ngapak, tetapi malahan menggunakan bahasa bandhek. Nah.

Para sedulur, nuwun sewu, cara nulis basa jawa “sing bener” ya kudu nurut maring aksara jawa Ha Na Ca R Ka. Aksara jawa langka vokal “O” anane “A”.
Jajalen panjenengan tindak maring Yogya, aksara jawa neng papan-papan Nama Jalan, Gedung, mesthi apa anane ora nganggo “taling-tarung.” Contone : Pasar Beringharjo; nulise ya Beringharja. Kota Solo, jan-jane asline ya “SALA.” Jajalen sih dibukak nek ana neng musium Pustakaraja (angger ana).

goro_goro

Goro-goro jaman kala bendu,
Wulangane agama
ora digugu,
…Sing bener dianggep kliru sing salah malah ditiru,… Lihat SelengkapnyaBocah sekolah ora gelem sinau,Yen
dituturi malah nesu bareng ora lulus ngantemi guru,Pancen prawan
saiki ayu-ayu,Ana sing duwur tor kuru,ana sing cendek tor lemu,Sayang
sethitek senengane mung pamer pupu.

Wolak-walike jaman menungsa kakean dosa,
Merga ora
ngerti tata krama,senengane tumindak culika,
lan nerak uger-ugere
…agama,
Wani nekak janggane sapada manungsa
Eling-eleng deweke duwe
panguwasa
Najan to olehe nekak ora pati loro,
Nanging saya suwe
ya saya kroso
Ora sanak ora kadang waton atine bisa lega Baca lebih lanjut

WANITA DALAM KALIMAT

1. “How was your day?”
Ketika Anda mengajukan pertanyaan ini kepada pasangan, yang terlintas di benak pasangan adalah Anda ingin mengetahui kegiatan yang ia lakukan mulai dari pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore. Jadi, jangan salahkan pasangan jika ia bercerita panjang lebar mengenai kegiatannya sepanjang hari. Tapi sisi baiknya adalah, pasangan menganggap Anda adalah kekasih yang perhatian dan siap menjadi teman terbaik untuk berbagi semua cerita.

2. “I can’t believe how sexy you look!”

Jika Anda mengungkapkan hal ini, yang ada di benak pasangan adalah bahwa Anda memang menganggap dirinya menarik. Biasanya banyak wanita yang senang dipuji seperti ini dan sisi baiknya adalah pujian seperti ini dapat meningkatkan kepercayaan diri pasangan. Baca lebih lanjut

Mengetik Bahasa Arab Di Windows Software Fontboard.

English

Surono : Hello, who is speaking, please?

Rifai : I am Rifai

Surono : I am very glad to see you

Rifai : Thank you. How are you, Surono?

Surono : Very well. And You

Rifai : I am fine too

Surono : I haven’t seen you for a long time

Rifai : I have been to Australia for three years

Indonesian

Surono : Halo, siapa yang berbicara ini?

Rifai : Saya Rifai

Surono : Saya sangat senang bertemu kamu

Rifai : Terimakasih. Bagaimana kabarmu, Surono?

Surono : Sangat baik. Dan kamu?

Rifai : Saya baik juga

Surono : saya tidak melihat kamu cukup lama

Rifai : saya sedang berada di Australia untuk tiga tahun

Javanese Ngoko

Ngoko

Cara Maca

Surono : Halo, sapa sing ngomong iki? Baca lebih lanjut

English

Surono : Hello Fai

Rifai : Hello surono. I am happy to meet you again here

Surono : What is your activity now

Rifai : I am a programmer. What about you?

Surono : I am a researcher

Rifai : What are you here?

Surono : Iam enjoying my holidays

Indonesian

Surono : Halo Rifai Baca lebih lanjut

Surono : Good morning, Fai

Rifai : Good morning. What can I do for you?

Surono : Write a letter to Mr. Jack

Rifai : Is That all?

Surono : Don’t forget to send my regard

Rifai : When will it be sent off?

Surono : Today

Rifai : Yes, Sir

Indonesian

Surono : Selamat pagi, Fai

Rifai : Selamat pagi. Apa yang bisa saya bantu?

Surono : Menulis surat untuk Mr. Jack

Rifai : Itu saja?

Surono : Jangan lupa menyampaikan salam saya

Rifai : Kapan mau dikirim?

Surono : Hari ini

Rifai : Ya, Pak

Ngoko

Ngoko

How to Read

Surono : Sugeng enjang, Fai Baca lebih lanjut

Blog pada WordPress.com. | The Motion Theme.
[ Kembali ke atas ]
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.